Ketahui Tata Cara Mengeluarkan Zakat Harta dan Siapa yang Berhak Menerimanya

Puasa ramadhan selain dikaitkan dengan sholat tarawih juga dilengkapi dengan mengeluarkan zakat harta atau zakat fitrah. Umumnya zakat harta dikeluarkan saat sepuluh hari terakhir ramadhan hingga sebelum menunaikan sholat idul fitri. Perintah zakat sendiri sudah di wahyukan oleh Allah ketika rasul SAW masih tinggal di Mekkah. Namun berapa jumlah harta yang harus dikeluarkan serta ketentuan-ketentuan lainnya belum ditetapkan. Hingga pada saat rasul SAW hijrah ke Madinah dan perekonomian kaum muhajirin yang ikut rasul SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah sudah membaik. Perintah zakat kembali diwahyukan.

Pada awal mulanya zakat hanya sebagian harta yang diberikan oleh masyarakat Madinah secara sukarela tanpa ada nishab. Nishab adalah ukuran atau batas terendah dari jumlah harta yang wajib dikeluarkan secara hukum agama. Hingga pada tahun ke 2 hijriah permasalahan zakat mulai memiliki syarat dan ketentuannya. Berikut tata cara mengeluarkan zakat harta dan siapa yang berhak menerimanya.
foto:prezi.com

Syarat wajib mengeluarkan zakat yaitu:
·         Islam
·         Merdeka (bukan budak atau hamba sahaya)
·         Baligh (dewasa)
·         Berakal
·         Dan memiliki harta

Menurut jenisnya zakat dibagi dua:
1.       Zakat fitrah
Zakat fitrah yaitu zakat yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Sedangkan fitra sendiri artinya merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini, manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah.

Zakat fitrah dikeluarkan setahun sekali saat bulan ramadhan dengan ketentuan jumlah yang dikeluarkan sesuai dengan apa yang makanan pokok dari orang tersebut. Para ulama sudah menetapkan bahwa zakat fitrah untuk bahan pokok seperti beras, jagung, ubi dan lainnya yang dihitung sebagai makanan pokok adalah 2,7 kg. Sedangkan jika dikeluarkan dalam bentuk uang maka 2,7 dikali harga makanan pokok tersebut.

2.       Zakat maal
Zakat yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah harta yang dimiliki oleh seseorang sesuai dengan yang disyariatkan oleh agama.

Adapun orang yang berhak menerima zakat ada 8 golongan yaitu fakir, miskin, riqab atau budak, gharim, mualaf, fisabilillah, ibnu sabil dan amil zakat.
Previous
Next Post »